<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kampung Pendidikan Lingkungan</title>
	<atom:link href="http://kampungpending.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kampungpending.wordpress.com</link>
	<description>Kampung Bojong Menteng Desa Cimande Hilir Kabupaten Bogor</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 May 2010 10:29:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kampungpending.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kampung Pendidikan Lingkungan</title>
		<link>http://kampungpending.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kampungpending.wordpress.com/osd.xml" title="Kampung Pendidikan Lingkungan" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kampungpending.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Air Hujan</title>
		<link>http://kampungpending.wordpress.com/2010/01/28/air-hujan/</link>
		<comments>http://kampungpending.wordpress.com/2010/01/28/air-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 10:16:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kampungpending</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungpending.wordpress.com/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[Menyimpan Tetes Air Hujan Oleh: Rissa Pusparini Air hujan merupakan suatu kemurahan Tuhan yang diberikan kepada makhluk hidup yang terdapat di Bumi.  Sayangnya kita terkadang lupa, bahwa air hujan bukan saja sebagai air yang dibuang, disia-siakan dan dibiarkan masuk ke dalam got-got, sungai, dan danau bahkan hanya sebagai genangan air yang tidak berguna tetapi jauh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=260&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Menyimpan Tetes Air Hujan</strong></p>
<p><em>Oleh: Rissa Pusparini </em><a href="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/playing-the-water.gif"><img class="alignright size-full wp-image-261" title="foto M Yudistira" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/playing-the-water.gif?w=510" alt=""   /></a><a href="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/playing-the-water1.gif"><img class="alignright size-full wp-image-262" title="foto M Yudistira" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/playing-the-water1-e1264672630596.gif?w=510" alt=""   /></a></p>
<div id="attachment_264" class="wp-caption alignleft" style="width: 146px"><a href="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/raining.jpg"><img class="size-medium wp-image-264 " title="raining" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/raining.jpg?w=136&#038;h=206" alt="" width="136" height="206" /></a><p class="wp-caption-text">menikmati saat hujan turun</p></div>
<p>Air hujan merupakan suatu kemurahan Tuhan yang diberikan kepada makhluk hidup yang terdapat di Bumi.  Sayangnya kita terkadang lupa, bahwa air hujan bukan saja sebagai air yang dibuang, disia-siakan dan dibiarkan masuk ke dalam got-got, sungai, dan danau bahkan hanya sebagai genangan air yang tidak berguna tetapi jauh sangat bermanfaat untuk hal-hal kecil yang tidak terpikir oleh kita.</p>
<p>Pada kehidupan urban atau perkotaan cenderung lahan-lahan resapan air sangat sedikit sekali ditemukan, karena  lahan tersebut sudah</p>
<p>ditempati dan berubah menjadi ladang perkantoran, mall, gedung-gedung serta perumahan yang rapat. Gedung perkantoran, mall dan areal perumahan telah mengganti lahan resapan air dengan membuat got-got sehingga air hujan dapat mengalir dan terbuang begitu saja.  Sedangkan kurangnya kepedulian masyarakat kota menambah memperburuk kualitas air. Hal yang serupa kini mulai dapat kita temui di pedesaan atau semi perkotaan  yang merupakan daerah tarnsisi.</p>
<p>Krisis air pada musim kemarau ataukah pada musim hujan terjadi banjir sering kita dengar dari berita di televisi maupun di media surat kabar. Peristiwa ini terjadi karena air hujan yang turun ke bumi tidak benar-benar kita manfaatkan dengan baik. Lain halnya jika kita dapat memanfaatkan hujan dan mensiasati kehidupan kita di perkotaan dengan membuat tempat penampungan air hujan yang ditanam di dalam tanah sekaligus  membuat sistem penyaringan yang baik sehingga air dapat digunakan.</p>
<div id="attachment_265" class="wp-caption alignright" style="width: 179px"><a href="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/raindrop1.jpg"><img class="size-medium wp-image-265" title="raindrop" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/raindrop1.jpg?w=169&#038;h=126" alt="" width="169" height="126" /></a><p class="wp-caption-text">menampung air hujan</p></div>
<p>Terkadang kita tidak menyukai air hujan karena membuat becek jalan, membasahi baju, banjir dan banyak hal lain yang kita rasakan sangat merepotkan bila di musim hujan tiba. Tetapi kini kita bisa membuat musim hujan atau saat hujan turun merupakan peristiwa yang menyenangkan. Ide-ide yang menarik muncul ketika di Jepang tepatnya di Kota Sumida selalu terlihat ember-ember penampung air hujan di sudut rumah. Air tersebut digunakan untuk menyiram tanaman, menyiram wc, mencuci kendaraan dll (Kelompok Raindrops). Bahkan mereka membuat hal yang lebih menarik lagi dengan membuat penampungan air hujan di taman bermain anak, dengan tangki air yang menyimpan air untuk menyiram wc umum, digunakan untuk bermain anak dll. Di mall mereka memanfaatkannya sebagai pengganti AC, di halaman rumah air dapat ditampung dari atap dan membuat kincir-kincir beraneka warna sehingga ketika tetesan air hujan menjatuhi bagian dari kincir, maka kincir akan berputar bagus sekali.</p>
<p>Sekarang jika kita masih menyepelekan air karena kita masih mempunyai cadangan air PAM yang melimpah tetapi sekarang kita ubah cara berpikir kita. Sekarang kita masih menggunakan air PAM atau air yang dapat kita konsumsi untuk minum sekaligus menggunakannya untuk kegiatan kita yang lain seperti, mencuci, menyiram tanaman, menyiram wc, atau hal-hal lain yang berhubungan dengan penggunaan air. Sebenarnya,  jika kita mau  menampung air hujan, penggunaan air PAM untuk berbagai kebutuhan tersebut dapat dikurangi. Kita dapat menghemat air bersih dan mengurangi pembayaran air. Selain itu jika setiap rumah, gedung, toko-toko atau bangunan-bangunan menampung air hujan dan menyimpannya, maka yang terpenting kebanjiran pun akan berkurang dan krisis air bisa teratasi.</p>
<p>Sungguh pemikiran cerdas yang akan memberikan perubahan. masyarakat   akan jauh merasakan lebih murah dan ekonomis serta bermanfaat sampai waktu yang lama bagi kehidupan.  Jika dibandingkan kalau kita masih sering membuang air hujan, dan tidak memanfaatkannya, maka banjir tidak pernah terlepas dari kita, krisis air akan kita hadapi pada masa mendatang karena kurangnya air yang meresap ke dalam tanah. Hal ini juga jauh lebih ekonomis dibandingkan  dengan  pemerintah  hanya membuat dam atau bendungan raksasa, selain mahal dari segi biaya, juga memerlukan anggaran  pemeliharaan yang besar dan rutin.</p>
<p><strong>Ayo mulai sekarang jangan lagi membuang air hujan !!</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungpending.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungpending.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungpending.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungpending.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungpending.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungpending.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungpending.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungpending.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungpending.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungpending.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungpending.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungpending.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungpending.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungpending.wordpress.com/260/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=260&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungpending.wordpress.com/2010/01/28/air-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kampungpending</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/playing-the-water.gif" medium="image">
			<media:title type="html">foto M Yudistira</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/playing-the-water1-e1264672630596.gif" medium="image">
			<media:title type="html">foto M Yudistira</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/raining.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">raining</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/raindrop1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">raindrop</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IKUTI WISATA CERDAS DI KAMPUNG PENDIDIKAN LINGKUNGAN</title>
		<link>http://kampungpending.wordpress.com/2010/01/27/ikuti-wisata-cerdas-di-kampung-pendidikan-lingkungan/</link>
		<comments>http://kampungpending.wordpress.com/2010/01/27/ikuti-wisata-cerdas-di-kampung-pendidikan-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 07:49:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kampungpending</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungpending.wordpress.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[PROMO HANYA UNTUK PELAJAR !! BAYANGKAN, Anda hanya perlu membayar RP 35.000,- saja (sudah termasuk TIKET dan MAKAN SIANG), untuk menikmati wisata pendidikan lingkungan sepuasnya. Menghirup udara segar dan berwisata dapat dinikmati siapapun juga. FREE: Program Pendidikan Lingkungan Fun games activity Bermain di sungai Syarat dan ketentuan berlaku : peserta minimal 100 oran g,  hari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=250&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align:center;"><strong>PROMO HANYA UNTUK PELAJAR !!<br />
</strong></h2>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><em>BAYANGKAN, Anda hanya perlu membayar <strong><span style="color:#0000ff;">RP 35.000,</span></strong>- saja (sudah termasuk TIKET dan MAKAN SIANG), untuk menikmati <span style="color:#0000ff;">wisata pendidikan lingkungan sepuasnya</span>. Menghirup udara segar dan berwisata dapat dinikmati siapapun juga. </em></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong><a href="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/dsc02735-copy.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-252" title="DSC02735 copy" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/dsc02735-copy.jpg?w=224&#038;h=167" alt="" width="224" height="167" /></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><em> <span style="color:#ff6600;"> <span style="color:#0000ff;"> <strong>FREE:</strong></span></span></em></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<ul>
<li><span style="color:#0000ff;"><em>Program Pendidikan Lingkungan</em></span><span style="color:#ff0000;"> </span><span style="color:#ff0000;"> </span><span style="color:#ff0000;"> </span><span style="color:#ff0000;"> </span></li>
<li><span style="color:#0000ff;"><em>Fun games activity</em></span><span style="color:#ff0000;"> </span><span style="color:#ff0000;"> </span></li>
<li><span style="color:#0000ff;"><em>Bermain di sungai</em></span></li>
</ul>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Syarat dan ketentuan berlaku : peserta minimal 100 oran</span><span style="color:#ff0000;"> </span><span style="color:#ff0000;">g,  hari Senin -</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Jumat. Promosi berlaku sampai <strong>30 April  2010</strong></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong><a href="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/sdc12056.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-251" title="SDC12056" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/sdc12056.jpg?w=134&#038;h=100" alt="" width="134" height="100" /></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungpending.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungpending.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungpending.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungpending.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungpending.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungpending.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungpending.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungpending.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungpending.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungpending.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungpending.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungpending.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungpending.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungpending.wordpress.com/250/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=250&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungpending.wordpress.com/2010/01/27/ikuti-wisata-cerdas-di-kampung-pendidikan-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kampungpending</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/dsc02735-copy.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC02735 copy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2010/01/sdc12056.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">SDC12056</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kita Bisa Berbuat Sesuatu</title>
		<link>http://kampungpending.wordpress.com/2010/01/27/kita-bisa-berbuat-sesuatu/</link>
		<comments>http://kampungpending.wordpress.com/2010/01/27/kita-bisa-berbuat-sesuatu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 05:54:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kampungpending</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungpending.wordpress.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[KITA BISA BERBUAT SESUATU “Isu perubahan iklim adalah masalah global jadi harus dimulai dari diri kita  yang bergerak untuk mengatasi masalah ini”.  Benar, peran kita dan seluruh warga di dunia sangatlah penting dalam memecahkan masalah ini. Namun mengingat laju perubahan iklim terjadi begitu cepat dan berbahaya, maka tidak ada jalan lain, semua lapisan masyarakat harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=244&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="color:#008000;"><strong>KITA BISA BERBUAT SESUATU</strong></span></p>
<p>“Isu perubahan iklim adalah masalah global jadi harus dimulai dari diri kita  yang bergerak untuk mengatasi masalah ini”.  Benar, peran kita dan seluruh warga di dunia sangatlah penting dalam memecahkan masalah ini.</p>
<p>Namun mengingat laju perubahan iklim terjadi begitu cepat dan berbahaya, maka tidak ada jalan lain, semua lapisan masyarakat harus turut serta dalam memerangi perubahan iklim, sebelum semuanya terlambat. Gaya hidup dan pola konsumsi yang boros energi harus diubah.<br />
Melalui cara-cara sederhana seperti pada halaman-halaman berikut ini, kita bisa merubah keadaan. Semakin banyak orang mau bertindak semakin besar harapan bumi ini untuk pulih dari kerusakan dan menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi anak cucu kita.<br />
Pada 31 Maret 2007, melalui gerakan Earth Hour sekitar 2,2 juta penduduk kota Sidney-Ausrtralia beserta 2.100 perkantoran mematikan semua lampu selama jam hingga mampu mengurangi konsumsi energi 10,2% di seluruh kota (www.earthhour.org).<br />
<strong><span style="color:#008000;">1. Gunakan Lampu Flourescent</span></strong><br />
Cara termudah untuk mengurangi emisi karbon adalah dengan mengganti bohlam lampu pijar di rumah anda dengan lampu neon kompak atau dikenal dengan istilah Compact Flourescent Lamp (CFL). Lampu neon berbentuk seperti ice cream cone dan berukuran kecil ini, sangat hemat energi, mengkonsumsikan listrik 75% lebih rendah dibandingkan dengan bohlam lampu biasa.<br />
Lampu CFL juga mengeluarkan panas lebih sedikit sehingga mengurangi penggunaan listrik untuk sistem pendingin (AC). Bandingkan dengan bohlam biasa, hampir 85% dari daya akan diubah menjadi panas, bukan cahaya ! Memang harga lampu neon kompak lebih mahal dibandingkan bohlam biasa, namun kemampuannya menghemat pemakaian listrik dan umurnya yang jauh lebih panjang (sampai 12.000 jam), akan menguntungkan anda karena mengurangi tagihan listrik rumah setiap bulannya.<br />
Australia menjadi Negara pertama yang melarang penjualan lampu pijar pada tahun 2012. Langkah ini akan mengurangi emisi karbon hingga 4 juta ton dan mengurangi tagihan listrik untuk lampu hingga 66% Jika satu juta rumah masing-masing menggunakan 4 lampu hemat energi maka 900.000 ton gas rumah kaca akan terhapuskan. (Live Earth 2007).</p>
<p><span style="color:#008000;"><br />
<strong>2. Naikan Suhu AC</strong></span><br />
Kedinginan dalam ruang ber-AC? Kadang sampai harus memakai pakaian tebal atau selimut ! Menggelikan tetapi itu sering terjadi.</p>
<p>Sebenarnya ini mudah diatasi secara sederhana: naikan suhu pada pengatur AC. Di daerah tropis seperti Indonesia, suhu udara yang dibutuhkan agar orang dapat beraktifitas nyaman berkisar antara 24-26 derajat C. Jadi tidak perlu mengatur AC di rumah pada suhu kurang dari 20 derajat C. Semakin dingin suhu semakin besar energi listrik yang diperlukan. Itu hanya menambah biaya tagihan dan meningkatkan emisi gas rumah kaca.<br />
Peserta konfrensi dihimbau untuk tidak menggunakan pakaian jas dan dasi, untuk menciptakan suasana lebih nyaman dan mengurangi penggunaan AC, sehingga menurunkan jumlah emisi gas rumah kaca yang dikeluarkan. Demikian pengumuman dari Panitia Konfrensi PBB mengenai Perubahan Iklim 2007 di Bali.<br />
<strong><span style="color:#008000;">3. Undanglah Angin Dan Cahaya</span></strong><br />
Ciptakan kenyamanan dalam rumah anda dengan membiarkan angin dan cahaya matahari masuk. Perbanyak atau perlebar bukaan dalam rumah baik berbentuk jendela maupun ventilasi. Biarkanlah udara dari luar mengalir ke dalam rumah, mengganti udara lama dan menyejukan ruangan.<br />
Beri jalan kepada cahaya matahari untuk masuk dan menerangi bagian dalam rumah. Jika dirasa sinar matahari yang masuk membuat rumah menjadi panas, cegahlah dengan menggunakan jenis kaca atau kaca film yang dapat menahan sinar inframerah dan ultraviolet.<br />
Dengan mengundang kedua elemen ini, anda dapat menurunkan pemakaian AC dan lampu, berarti hemat energi. Hemat energi berarti hemat pengeluaran karena penggunaan listrik anda berkurang.<br />
Dinegara maju integrasi strategi pencahayaan alami pada gedung komersial mampu menurunkan biaya energi hingga 1/3, daerah tropis seperti di Indonesia memiliki cahaya alami melimpah karena matahari bersinar terus sepanjang tahun.<br />
<span style="color:#008000;"><strong>4. Pakai Peralatan Hemat Energi </strong></span><br />
Tanpa disadari banyak peralatan elektronik atau kebutuhan rumah tangga yang boros listrik, ada di rumah kita. Mulai dari mesin cuci, kulkas, AC, oven, pompa air, pemanas air, seterika listrik, TV, komputer sampaui tape atau home theater.<br />
Periksalah apakah peralatan tersebut termasuk jenis yang hemat energi. Biasanya terdapat logo standar hemat energi seperti Energi Star atau baca kebutuhan konsumsi daya listriknya dan bandingkan dengan model terbaru.<br />
Jika peralatan anda masih termasuk yang boros listrik saat mau mengganti, pilihlah model yang hemat energi.<br />
Pasang pemanas tenaga matahari (solar thermal) di atap rumah. Manfaatkan energi gratis dari sinar matahari.<br />
Penggunaan peralatan kantor hemat energi dapat mengurangi penggunaan AC sehingga memotong biaya energi dan emisi gas rumah kaca sebesar 20-30% (Green Office Guide, 2001).<br />
<span style="color:#008000;"><strong>5. Hindari Stanby Mode</strong></span><br />
Ketika memadamkan televisi dengan menggunakan remote control, kita berpikir terputus sudah aliran listrik ke peralatan ini. Salah ! Mematikan dengan remote, berarti memposisikan televisi pada stanby atau sleep mode.<br />
Pada posisi ini semua peralatan elektronik-televisi, tape atau komputer masih mengkonsumsi listrik, menyedot energi secara diam-diam.<br />
Karena itu matikanlah peralatan elektronik dengan cara menekan tombol on-off atau jika tidak terlalu merepotkan cabut saja stop kontaknya.<br />
Di negara Inggris Raya, perilaku meninggalkan peralatan elektronik dalam posisi standby, menimbulkan kerugian hingga 11 milyar poundsterling di tahun 2010, demikian sebuah studi menyebutkan (BBC News).<br />
Cabut saja kontak charger telepon genggam atau pemutar MP3 anda, saat tidak digunakan agar tidak ada energi listrik yang terbuang sia-sia.<br />
<span style="color:#008000;"><strong>6. Hijaukan Komputer Anda</strong></span><br />
Pada masa kini, komputer sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari baik di rumah maupun tempat kerja. Tentu saja peralatan ini menyedot listrik, namun melalui beberapa tindakan sederhana berikut pemakaian energi bisa menjadi lebih efisisen :<br />
•    matikan komputer dan monitor jika sudah tidak digunakan atau ditinggal cukup lama.<br />
•    matikan monitor dan atur komputer pada posisi sleep atau hibernate jika ditinggal sebentar.<br />
•    hindari penggunaan screensaver karena mengkonsumsi banyak energi<br />
•    pertimbangkan memakai laptop daripada desktop karena lebih hemat listrik<br />
•    pertimbangkan menggunakan layar LCD dari pada monitor biasa karena hemat listrik<br />
Dalam setahun, lebih dari 30 milyar kilowatthour (KWH) listrik terbuang sia-sia akibat kebanyakan dari kita lupa mematikan komputer saat tidak digunakan. (www.local-cooling.com)<br />
<span style="color:#008000;"><strong>7. Bebas dari Stirofoam</strong></span><br />
Hidup memang lebih mudah dengan adanya stirofoam. Kita bisa gunakan untuk membungkus barang yang akan dibawa atau dikirim sehingga lebih tahan terhadap benturan.<br />
Kita juga bisa pakai sebagai kemasan makan pada gelas minum yang bisa menahan panas, praktis dan murah. Tapi coba bayangkan, stirofoam bekas kita pakai tersebut tetap akan ada sampai ribuan tahun. Bahan ini memang termasuk jenis sulit sekali untuk dapat terurai di tanah.<br />
Belum lagi disinyalir stirofoam ternyata mengandung zat styrene yang berbahaya bagi kesehatan. Lebih bijaksana jika kita mulai berhenti menggunakan barang ini. Toh, hidup juga tidak akan terlalu sulit tanpa adanya stirofoam.<br />
Mintalah selalu minuman hangat yang anda pesan di restoran atau kafe disajikan dengan menggunakan gelas keramik atau mug, bukan cup stirofoam.<br />
Stirofoam terbuat dari polystyrene yang berbahan baku minyak bumi. Semakin banyak stirofoam diproduksi berarti semakin banyak gas rumah kaca yang dihasilkan.<br />
<span style="color:#008000;"><strong>8. Kurangi Plastik</strong></span><br />
Banyak diantara kita yang kecanduan kantung plastik atau kresek. Belanja dimana pun dengan barang besar atau kecil, banyak atau sedikit, selalu dimasukkan ke dalam kantung plastik.<br />
Harap diketahui kantung plastik ini sebenarnya terbuat dari minyak bumi dan gas alam, penyebab emisi gas rumah kaca.<br />
Selain itu kantung plastik juga suit diuraikan, sehingga sampahnya berserakan dimana-mana hingga ratusan tahun.<br />
Jadi sebaiknya kita kurangi penggunaan plastik ini. Masukkan barang belanjaan ke tas yang kita bawa jika muat atau bawalah sendiri tas atau kantung dari kain untuk barang belanjaan.<br />
Sekitar 500 milyar – 1 triliun kantung plastik digunakan oleh penduduk di seluruh dunia dalam setiap tahun. (National Geographic News, 2003)<br />
Untuk menekan konsumsi kantung plastik, pemerintah Irlandia menggenakan pajak bagi pemakai kantung ini sementara China melarang setiap toko memberikan kantung palstik gratis dan menganjurkan pembeli untuk membawa tas kain atau keranjang sendiri.<br />
<span style="color:#008000;"><strong>9. Hindari Bahan Beracun</strong></span><br />
Tanpa terasa, hidup kita saat ini telah berdampingan dengan bahan-bahan beracun. Beberapa diantaranya merupakan bahan yang digunakan sehari-hari baik di kamar mandi, kamar tidur, ruang keluarga, dapur maupun di halaman rumah. Bahkan tanpa disadari kitapun sering mengkonsumsi bahan makanan mengandung racun berbahaya.<br />
Kenalilah bahan-bahan beracun tersebut demi kesehatan kita dan kelestarian lingkungan. Gantilah dengan bahan lain yang aman atau jika terpaksa tetap memakai, baca aturan pakai dan gunakan seaman mungkin.<br />
1.    Bahan makanan tercemar pestisida menempel pada sayuran segar-cuci dengan air mengalir<br />
2.    Cat tembok, beberapa cat masih menggunakan bahan timbal – gunakan cat bebas logam berat,<br />
3.    Pembasmi serangga, Residu racun menempel – ganti dengan raket nyamuk.<br />
4.    Hair-spray, AC berbahan dasar CFC, menyebabkan lubang pada ozon – cari produk yang non –CFC.<br />
5.    Baterai, mengandung logam berat – Pakai baterai isi ulang.<br />
6.    Genteng asbes, seratnya bila terlepas ke udara bisa terhirup oleh manusia – pasang genteng selain asbes.<br />
<span style="color:#008000;"><strong>10.Terapkan 3R</strong></span> <span style="color:#008000;"><strong> (Reduce, Reuse, Recycle)</strong></span><br />
Berbagai barang yang digunakan sehari-hari, kebanyakan berasal dari proses pembuatan yang menghasilkan gas CO2. Mengurangi pembelian barang sekali pakai atau menggunakan suatu barang berulang-ulang sebelum dibuang akan memberikan sumbangan dalam mengurangi perubahan iklim. Ada tiga prinsip bisa diterapkan yaitu Reduce (kurang), Reuse (gunakan kembali) dan Recycle (daur ulang).<br />
Kurangi penggunaan kantung plastik atau kemasan seperti botol atau bungkus plastik maupun barang-barang sekali pakai.<br />
Gunakan kembali kaleng bekas tempat susu atau makanan untuk pot tanaman, manfaatkan kedua sisi kertas sebelun dibuang, pakai baterai yang bisa diisi ulang, sumbangkan pakaian atau komputer beks agar dapat dimanfaatkan kembali oleh orag lain.<br />
Daur ulang sampah dapur dan sisa makanan menjadi pupuk kompos.<br />
<span style="color:#008000;"><strong>11. Mari Meng-kompos</strong></span><br />
Tumpukan sampah memenuhi perkotaan, menimbulkan bau tak sedap dan pemandangan tidak mengenakan adalah sesuatu hal yang tidak perlu terjadi. Sebenarnya sampah dapat dikurangi sejak dari rumah.<br />
Sebagian besar sampah rumah tangga adalah sampah organik atau basah, dihasilkan dari dapur seperti sisa-sisa makanan. Sampah ini dapat diurai menjadi kompos, berguna sebagai pupuk tanaman. Mengubah kebiasaan, hanya itu yang perlu dilakukan! Sediakan dua macam tempat sampah, satu untuk organik sedangkan yang lain untuk non organik.<br />
Dengan cara sederhana ini, lingkungan jadi bersih dan tanaman pun tumbuh sehat karena dipupuk dengan kompos dari sampah yang kaya.<br />
Sampah organik dari dapur dan halaman merupakan porsi terbesar sampah yang dihasilkan kota-kota di Indonesia mencapai 60-75%.<br />
Cacing sangat bermanfaat dalam proses pengomposan sampah. Dengan menambahkan mahluk ini pada tumpukan sampah organik maka kita tidak perlu repot untuk melakukan pengadukan. Kompos yang dihasilkan pun lebih kaya akan nutrisi bagi tanaman.<br />
<span style="color:#008000;"><strong>12. Hematlah Air</strong></span><br />
Sayangilah air karena kini air bersih tidak melimpah seperti dulu lagi. Sumber-sumber air semakin berkurang, sementara kebutuhan meningkat terus.<br />
Menyusutnya hutan atau ruang terbuka hijau sebagai tempat resapan air, tercemarnya sungai-sungai ditambah suhu udara yang makin panas membuat air bersih kian susah didapat.<br />
Maka jangan buang air sia-sia berhematlah dengan cara :<br />
•    Stop kebocoran pada kran, pipa dan kloset<br />
•    Tutup kran pada saat gosok gigi, bercukur atau mencuci piring<br />
•    Pilih mandi dengan pancuran dari pada berendam<br />
•    Isi penuh mesin cuci sebelum dinyalakan<br />
•    Gunakan kloset efisien air<br />
Hanya dengan meningkatkan 10% efisiensi penggunaan air di seluruh dunia, kita akan dapat menghemat air yang cukup untuk memasok semua air keperluan hunian di seluruh kawasan dunia. (Sandra Postel-World Watch Institute). Hanya 30% dari populasi perkotaan dan 8% dari populasi pedesaan di Indonesia yang memiliki akses ke air bersih (WWF-Indnesia).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungpending.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungpending.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungpending.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungpending.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungpending.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungpending.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungpending.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungpending.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungpending.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungpending.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungpending.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungpending.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungpending.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungpending.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=244&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungpending.wordpress.com/2010/01/27/kita-bisa-berbuat-sesuatu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kampungpending</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>REPLING-TREASURE HUNTING</title>
		<link>http://kampungpending.wordpress.com/2010/01/22/recycle-product/</link>
		<comments>http://kampungpending.wordpress.com/2010/01/22/recycle-product/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 00:00:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kampungpending</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungpending.wordpress.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[REPLING-TREASURE HUNTING Oleh: Rissa Pusparini Repling (Rute Pendidikan Lingkungan) merupakan bagian kegiatan dari pendidikan lingkungan hidup yang dibentuk dengan metode penyampaian yang menarik dan kreatif. Belajar di dalam ruangan memang kerap membuat anak jemu atau bosan dengan suasana kelas yang terbatas. Banyak hal yang dapat mempengaruhi anak agar semangat belajar, oleh karenanya guru harus membuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=197&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p><strong>REPLING-TREASURE HUNTING</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><em>Oleh: Rissa Pusparini </em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Repling (Rute Pendidikan Lingkungan) merupakan bagian kegiatan dari pendidikan lingkungan hidup yang dibentuk dengan metode penyampaian yang menarik dan kreatif. Belajar di dalam ruangan memang kerap membuat anak jemu atau bosan dengan suasana kelas yang terbatas. Banyak hal yang dapat mempengaruhi anak agar semangat belajar, oleh karenanya guru harus membuat perubahan yang menarik sehingga perhatian anak untuk belajar tidak redup.</p>
<p>Ada banyak hal baru yang menarik bisa didapatkan anak-anak melalui kegiatan di <a href="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/04/sdc12052.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-237" title="Pemecahan sandi" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/04/sdc12052.jpg?w=144&#038;h=108" alt="" width="144" height="108" /></a>luar kelas seperti yang dilakukan oleh siswa kelas IX SMP PB Soedirman. Kamis, 21 Januari 2010 SMP PB Soedirman dengan jumlah peserta 243 orang mengikuti kegiatan Repling (Rute Pendidikan Lingkungan) bersama dengan RMI-the Indonesian Institute for Forest and Environment divisi PLH-AG di Kebun Raya Bogor. Divisi PLH-AG merupakan divisi yang aktif dalam memberikan pelayanan pendidikan lingkungan yang praktis dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. RMI memiliki mitra yang cukup luas dalam dunia pendidikan di Bogor-Jakarta. Seperti halnya Repling yang merupakan kegiatan pendidikan lingkungan dengan menggunakan metode interpretasi dengan beberapa kegiatan yang menarik dan menyenangkan sehingga anak dapat belajar sambil bermain. Treasure hunting adalah salah satu metodenya.</p>
<p><span id="more-197"></span></p>
<p>Treasure hunting, mengajak anak untuk berpetualang di alam bebas dengan berusaha mencari petunjuk dan mengerjakan beberapa petunjuk yang diberikan oleh mentor penjaga pos. Diantara kegiatannya adalah peng<strong><a href="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/04/sdc12619.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-239" title="mensketsa daun" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/04/sdc12619.jpg?w=115&#038;h=86" alt="" width="115" height="86" /></a></strong>enalan jenis tanaman dan adaptasi tempat hidup, serta melakukan pengamatan berbagai jenis tanaman dan hewan-hewan kecil yang berada di alam. Menyenangkan dan peserta tertantang untuk mendapatkan harta karun sekaligus memperoleh pengetahuan baru.</p>
<p>Mentor-mentor yang cukup berpengalaman dalam kegiatan pemanduan terhadap pelajar T<strong><a href="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/04/sdc12617.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-240" title="mentor" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/04/sdc12617.jpg?w=157&#038;h=118" alt="" width="157" height="118" /></a></strong>K, SD, SMP, SMA juga  membantu saat peserta dalam pengenalan berbagai kegiatan praktik contoh seperti mempelajari tumbuhan dari jenis daunnya, mempelajari apa saja yang menjadi ciri-ciri hutan tropika dan keanekaragaman hayatinya, bagaimana kerjasama dalam kelompok, dan kepemimpinan.</p>
<p>Kegiatan seperti ini dapat dilakukan juga di Kampung Pendidikan Lingkungan yang merupakan suatu lokasi tempat belajar yang menarik bagi anak-anak, karena anak-anak dapat belajar sambil berwisata. Kampung Pendidikan Lingkungan terletak di Cimande Hilir, Kp. Tenggek. Kampung Pendidikan Lingkungan telah berdiri sejak tahun 2002 dan dibangun oleh Yayasan RMI. Areal yang melingkupi latar belakang Gn. Salak dan kelok sungai Cisadane serta hamparan sawah dan terdapat perkebunan organik dengan sayur-sayuran segar. Perjalanan menuju lokasi sangat menarik karena pengunjung akan melewati jalan setapak dan perkebunan yang penuh dengan pepohonan di kanan-kiri jalan seperti pohon durian, pohon duku dll.</p>
<p>Fasilitas yang ditawarkan juga cukup menarik karena pengunjung dapat mengikuti kegiatan berbagai program seperti paintball, arung jeram, pembuatan kompos takakura (kompos alami), Recycle Product and Handicraft,  dan dilengkapi dengan pasanggrahan (tempat menginap), lapangan dan Aula. Sehingga jika ingin melakukan kegiatan wisata yang berbeda, dapat berkunjung ke Kampung Pendidikan Lingkungan.<strong><a href="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/04/sdc12610.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-241" title="salah satu kelompok treasure hunting" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/04/sdc12610.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungpending.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungpending.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungpending.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungpending.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungpending.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungpending.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungpending.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungpending.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungpending.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungpending.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungpending.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungpending.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungpending.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungpending.wordpress.com/197/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=197&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungpending.wordpress.com/2010/01/22/recycle-product/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kampungpending</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/04/sdc12052.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Pemecahan sandi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/04/sdc12619.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">mensketsa daun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/04/sdc12617.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">mentor</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/04/sdc12610.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">salah satu kelompok treasure hunting</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Workshop Pengkayaan Metode PLH Bagi Sekolah</title>
		<link>http://kampungpending.wordpress.com/2009/05/29/workshop-pengkayaan-metode-plh-bagi-sekolah/</link>
		<comments>http://kampungpending.wordpress.com/2009/05/29/workshop-pengkayaan-metode-plh-bagi-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 03:36:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kampungpending</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungpending.wordpress.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Pendidikan Lingkungan Workshop Pengkayaan Metode PLH Bagi Sekolah Oleh: RISSA PUSPARINI Guru harus memiliki kreasi dalam menyampaikan Bahan ajar kepada anak. Melalui Experiental Learning Anak didik dapat mudah menyerap dan memahami Pelajaran yang disampaikan. Rasa ingin tahu yang besar dalam diri guru-guru yang mengikuti kegiatan workshop yang bertajuk Pengkayaan Metode PLH Bagi Sekolah. Sebuah kegiatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=227&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color:#008000;">Pendidikan Lingkungan</span> </strong></p>
<p><strong>Workshop Pengkayaan Metode PLH Bagi Sekolah</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Oleh</span>: <em>RISSA PUSPARINI</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Guru harus memiliki kreasi dalam menyampaikan</strong></p>
<p><strong>Bahan ajar kepada anak. Melalui <em>Experiental Learning</em></strong></p>
<p><strong>Anak didik dapat mudah menyerap dan memahami</strong></p>
<p><strong>Pelajaran yang disampaikan.</strong></p>
<p>Rasa ingin tahu yang besar dalam diri guru-guru yang mengikuti kegiatan workshop yang bertajuk Pengkayaan Metode PLH Bagi Sekolah. Sebuah kegiatan yang diadakan oleh Kampung Pendidikan Lingkungan pada hari Rabu, 27 Mei 2009 telah mendorong undangan yang terdiri dari kepala sekolah dan guru perwakilan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas atau kejuruan untuk hadir pada kegiatan ini.</p>
<p>”Permainan alam merupakan salah satu bentuk dari metode penyampaian pelajaran PLH lho bu. Karena dengan pemberian sedikit permainan diawal pelajaran atau bentuk penyampaian pelajaran yang menyenangkan, dapat merangsang anak untuk termotivasi dan menyukai pelajaran yang disampaikan” ujar Yasin selaku Kepala Unit Kampung Pendidikan Lingkungan yang turut mengisi acara <em>ice breaking</em> sebelum memulai kegiatan.</p>
<p>”Jangan kan anak, kita saja pasti senang kalau diajak bermain sambil belajar” ujar seorang guru dari undangan yang datang. Untuk meningkatkan motivasi anak didik untuk mudah dalam menerima pelajaran dan mulai menyukai pelajaran yang disampaikan diperlukan trik yang sesuai. Sama halnya dengan mata pelajaran yang lain Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) juga merupakan mata pelajaran yang dalam penyampaiannya memerlukan cara yang tepat sehingga tujuan dari PLH  yaitu untuk membangkitkan kesadaran manusia terhadap lingkungan hidup di sekitarnya dapat tercapai.</p>
<p>Kegiatan yang dihadiri oleh 17 orang undangan 5 dari perwakilan SD, 5 dari perwakilan SMP dan 2 dari perwakilan SMA/SMK. Melalui workshop yang diadakan ini Kampung Pendidikan Lingkungan ingin memperkenalkan berbagai metode penyampaian PLH sebagai pengkayaan bagi guru agar dapat lebih kreatif dalam menyampaikan pelajaran. Adapun tujuan lainnya adalah menjadikan Kampung Pendidikan Lingkungan  sebagai mitra bagi sekolah dalam menyelenggarakan dan pengembangan PLH.</p>
<p>Pada sesi kegiatan outbdoor peserta yang mengikuti workshop ini melakukan kegiatan simulasi kegiatan biomonitoring, yaitu kegitan melakukan penilaian kualitas sungai melalui bioindikator yang terdiri dari makroinvetebrata. Sehingga dapat diketahui kulaitas sungai tersebut bersih, kotor atau tercemar. Dalam kegiatan <em>experiental learning</em> banyak sekali yang dapat dipelajari dan berbagai pembahasan yang dapat disampaikan guru kepada anak didik. Karena pada kegiatan praktek seperti ini sebenarnya, guru akan dapat dengan mudah menyambungkan PLH agar terintegrasi dengan mata pelajaran lainnya.</p>
<p><strong>Diskusi Penyampaian PLH </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Para guru yang terdiri dari berbagai tingkatan mulai dari guru SD-SMA/SMK mendapatkan pengalaman dan informasi atau masukan dari beberapa kegiatan yang telah dilalui dalam setiap sesi kegiatan workshop ini. Kegiatan selanjutnya setelah melakukan kegiatan outdoor adalah presentasi tentang pengkayaan metode PLH bagi sekolah yang disampaikan oleh Ibu Ratnasari sebagai Direktur dari Direktorat PLH-AG-RMI. Pada materi presentasi yang disampaikan dijelaskan apa saja aspek yang terkandung dalam PLH adalah aspek kognitif, aspek afektif dan aspek psikomotorik.</p>
<p>Kemudian dalam presentasi juga dijelaskan bagaimana penerapan PLH bagi sekolah antara lain mulai dari kurikulum Pendidikan Lingkungan Hidup, kebijakan di Sekolah yang mengacu pada penerapan gaya hidup ramah lingkungan, pelatihan-pelatihan tentang PLH dan utama dibahas dalam presentasi adalah <em>konsep Edutainment </em>(<em>Experiental Learning</em>). Konsep Edutainment (<em>Experiental Learning</em>) adalah perpaduan unsur pendidikan dan rekreasi yang merupakan salah satu jawaban terhadap pengajaran PLH di sekolah-sekolah. Cara ini dapat membawa anak untuk belajar dari hal-hal yang menarik, lalu dengan sendirinya mulai berfikir untuk melakukan hal yang positif.</p>
<p>Dijelaskan pula bahwa konsep atau metode belajar yang diterapkan kepada anak dengan <em>Experiental Learning</em> dapat memberi dampak yang cukup baik bagi penanaman kesadaran anak didik.  Selanjutnya penerapan PLH tersebut dapat teraplikasi dalam kehidupan keseharian anak baik pada lingkup kecil atau besar.</p>
<p>Dari diskusi yang berkembang cukup menarik antara guru-guru dengan narasumber dapat dicatat beberapa poin penting. Diantara poin penting tersebut adalah para guru menginginkan adanya kegiatan serupa pelatihan PLH bagi setiap guru mulai pada tingkatan sekolah dasar hingga sekolah menengah keatas yang disertai monitoring yang diadakan secara rutin. Kegiatan itu pula diharapkan dapat melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, serta RMI sebagai lembaga non-profit yang aktif bergerak pada isu Pendidikan Lingkungan Hidup. Selanjutnya diperlukan pula adanya buku pedoman yang disusun secara bersama yang juga turut melibatkan guru, agar dalam penerapannya dapat dengan mudah diaplikasikan pada setiap sekolah baik sekolah yang bertaraf bonafit maupun sekolah yang bertaraf sederhana.</p>
<p><strong> </strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungpending.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungpending.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungpending.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungpending.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungpending.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungpending.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungpending.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungpending.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungpending.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungpending.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungpending.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungpending.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungpending.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungpending.wordpress.com/227/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=227&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungpending.wordpress.com/2009/05/29/workshop-pengkayaan-metode-plh-bagi-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kampungpending</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengisi Waktu Libur Dengan Relaksasi Permainan</title>
		<link>http://kampungpending.wordpress.com/2009/05/19/mengisi-waktu-libur-dengan-relaksasi-permainan/</link>
		<comments>http://kampungpending.wordpress.com/2009/05/19/mengisi-waktu-libur-dengan-relaksasi-permainan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 09:26:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kampungpending</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungpending.wordpress.com/2009/05/19/mengisi-waktu-libur-dengan-relaksasi-permainan/</guid>
		<description><![CDATA[Gelak tawa dan seruan penuh keceriaan yang keluar dari ekspresi gembira pengunjung Kampung Pendidikan Lingkungan dari PT. Taharica, Jakarta berjalan menikmati pemandangan alam pegunungan Salak dan Pangrango yang mengapit Kampung Pendidikan Lingkungan (KPL). Fasilitator mulai memandu pengunjung dengan sedikit memberi permainan-permainan kecil disela perjalanan. Suasana alam yang sejuk mana kala pengunjung mulai berjalan memasuki kebun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=218&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-219" title="Treking KP" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/05/treking-kp.jpg?w=120&#038;h=160" alt="Treking KP" width="120" height="160" /><br />
</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p>Gelak tawa dan seruan penuh keceriaan yang keluar dari ekspresi gembira pengunjung Kampung Pendidikan Lingkungan dari PT. Taharica, Jakarta berjalan menikmati pemandangan alam pegunungan Salak dan Pangrango yang mengapit Kampung Pendidikan Lingkungan (KPL). Fasilitator mulai memandu pengunjung dengan sedikit memberi permainan-permainan kecil disela perjalanan.</p>
<p>Suasana alam yang sejuk mana kala pengunjung mulai berjalan memasuki kebun campuran (Talun) yang umumnya terdapat di sekitar Desa Bojong Menteng, lokasi dimana fasilitas Kampung pendidikan Lingkungan berada. Sesampainya pengunjung di lokasi fasilitas Kampung Pendidikan Lingkungan, pengunjung disuguhi panganan dan minuman untuk menemani waktu istirahat sebelum memasuki sesi acara program yang dipilih untuk mengisi liburan.</p>
<p>Pengunjung mulai diajak berkumpul dan melakukan ice breaking yang dipandu oleh fasilitator-fasilitator yang berkompetent. Melalui permainan-permainan ringan membantu pengunjung untuk memasuki fase rileks dan melupakan sejenak berbagai kesibukan dan masalah-masalah sehingga mulai terhanyut dengan perasaan gembira.</p>
<p>Bukan saja program wisata untuk dewasa saja yang mengisi waktu luang dengan berlibur dan menikmati permainan Program <strong><em>low impact outbound</em></strong> tetapi anak-anak yang juga mengikuti program yang sudah di sediakan yaitu program <strong><em>recycle product and handicraft</em></strong>. Kedua program tersebut menjadi pilihan yang tepat saat pengunjung PT. Taharica mengisi waktu luang untuk berlibur bersama teman dan keluarga.</p>
<p><strong>Rileks </strong><strong></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><img class="alignleft size-medium wp-image-223" title="Low impact program" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/05/spiderweb2.jpg?w=109&#038;h=144" alt="Low impact program" width="109" height="144" />Meregangkan otot dan syaraf  dengan sedikit merasakan rileks melalui game kekompakan low impact outbound rasanya menjadi pilihan yang ok. Taman lokasi bermain menjadi berubah rebut riuh suara tawa dari sejumlah pengunjung tatkala memberi dukungan kepada anggota kelompok untuk melakukan permainan. Sedang setelah mengikuti ice breaking, pengunjung yan teridri dari anak-anak diajak untuk diperkenalkan tentang kawasan KP. Pendidikan Lingkungan dan berkeliling melewati hamparan sawah yang hijau ditanami padi.</p>
<p align="center">
<p align="center"><strong>“Wah, </strong></p>
<p align="center"><strong>rasanya seru banget, </strong></p>
<p align="center"><strong>luar biasa bisa jalan-jalan </strong></p>
<p align="center"><strong>seperti ini!”</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p>Saat tergelincir merupakan perasaan yang sedikit memberikan kejutan namun mengasyikan dan memacu adrenalin bagi anak-anak pada waktu melintasi galengan sawah (jalan kecil pembatas sawah). Anak-anak juga diperkenalkan tentang kebun sayuran organik dan macam-macam sayuran yang terdapat didalamnya. “Wah, rasanya seru banget, luar biasa bisa jalan-jalan seperti ini! kata Abrar, yang merupakan salah satu pengunjung anak-anak yang tampak semangat mengikuti kegiatan. Setelah lelah berjalanan mengelilingi sawah, kembali anak-anak diajak istirahat sejenak dan kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan recycle product seperti membuat pigura dari bahan dasar kardus dan pembuatan pin dari bubur kertas. Diawal dijelaskan sedikit tentang 3R (reduce, reuse dan recycle) agar anak mulai berpikir untuk mengurangi sampah dan mengolahnya menjadi barang kerajinan yang dapat dimanfaatkan kembali di rumah mereka masing-masing.</p>
<p>Di tengah anak asyik dengan prakarya membuat pigura, pengunjung dewasa juga tidak kalah asyik menikmati permainan <strong><em>spider web</em></strong> dan <strong><em>pipe line</em></strong>. Tidak sedikit diantara mereka yang dengan antusias memberi berpikir strategi untuk menyelesaikan permainan dengan kemenangan diakhir permainan. Kemudian permainan dihentikan saat jeda makan siang dan dilanjutkan kembali setelahnya dengan permainan yang jauh lebih seru lagi yaitu rawa beracun. Rawa beracun ini merupakan permainan kekompakan yang menuntuk kerjasama dan ketelatenan anggota kelompoknya saat mengumpulkan point dan harus berhasil melewati titik aman yang telah dipasang, dimana masing-masing anggota harus berdiri diatas tumpuan dan tidak diperkenankan mengenai tanah sehingga bagi yang anggota kelompok yang anggotanya membuat pelanggaran harus mengulang kembali dari awal.</p>
<p>Kegiatan permainan berlangsung hingga pukul 15.10 wib dan pengunjung tampak sangat puas sekali dengan permainan yang mengembalikan aura semangat untuk memulai pekerjaan dan rutinitas pada keesokan harinya. Acara dilanjutkan dan ditutup dengan pemberian  pembagian hadiah kepada pemenang oleh fasilitator dan pembagian nominasi untuk pegawai oleh pimpinan PT Taharica.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungpending.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungpending.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungpending.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungpending.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungpending.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungpending.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungpending.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungpending.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungpending.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungpending.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungpending.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungpending.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungpending.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungpending.wordpress.com/218/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=218&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungpending.wordpress.com/2009/05/19/mengisi-waktu-libur-dengan-relaksasi-permainan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kampungpending</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/05/treking-kp.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">Treking KP</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/05/spiderweb2.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">Low impact program</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HARI AIR SEDUNIA 2009, “PENTINGNYA AIR UNTUK KEHIDUPAN”</title>
		<link>http://kampungpending.wordpress.com/2009/03/25/178/</link>
		<comments>http://kampungpending.wordpress.com/2009/03/25/178/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 11:47:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kampungpending</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungpending.wordpress.com/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[HARI AIR SEDUNIA 2009, &#8220;PENTINGNYA AIR UNTUK KEHIDUPAN&#8221; &#8220;Jagalah kebersihan sungai, jangan buang sampah sembarangan&#8230;&#8221; (Ani, siswi kelas 5 SDN Cirompang 1) Tanggal 18 Maret 2009, RMI-The Indonesian Institute for Forest and Environment mengadakan kegiatan dalam rangka peringatan Hari Air Sedunia, 4 hari lebih awal dibandingkan perayaan yang umumnya diadakan tepat pada Hari Air Sedunia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=178&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>HARI AIR SEDUNIA 2009,<br />
&#8220;PENTINGNYA AIR UNTUK KEHIDUPAN&#8221;</strong><br />
&#8220;Jagalah kebersihan sungai, jangan buang sampah sembarangan&#8230;&#8221;<br />
(Ani, siswi kelas 5 SDN Cirompang 1)</p>
<p>Tanggal 18 Maret 2009, RMI-The Indonesian Institute for Forest and Environment mengadakan kegiatan dalam rangka peringatan Hari Air Sedunia, 4 hari lebih awal dibandingkan perayaan yang umumnya diadakan tepat pada Hari Air Sedunia yaitu tanggal 22 Maret. Hari Air diadakan sebagai peringatan bagi warga dunia untuk menyadari betapa pentingnya air bagi kehidupan. Peringatan tersebut tercetus pada Sidang Umum PBB ke 47 tanggal 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro Brasil.</p>
<p>RMI-The Indonesian Institute for Forest and Environment khususnya pada Direktorat PLH-AG (Pendidikan Lingkungan Hidup dan Adil Gender) mengadakan kegiatan Hari Air di Desa Cirompang Kabupaten Lebak &#8211; Banten bersama dengan masyarakat adat pengikut dari 3 kasepuhan besar yang ada di Kawasan Halimun, khususnya untuk kelompok anak.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-189" title="presentasi-hari-air2" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/03/presentasi-hari-air2.jpg?w=215&#038;h=161" alt="presentasi-hari-air2" width="215" height="161" /></p>
<p>Presentasi &#8220;Pentingnya Air Untuk Kehidupan&#8221;</p>
<p>Kenapa di Cirompang?<br />
Pada tahun ini, RMI mengadakan kegiatan Hari Air di Desa Cirompang tepatnya di SD Negeri Cirompang 1. Jika mengikuti aliran sungai, Desa Cirompang merupakan kawasan hulu. Kawasan Hulu merupakan kawasan penting untuk konservasi air. Bagian hulu sungai diharapkan memiliki kondisi alam yang terus asri, karena bagian hulu merupakan daerah tangkapan air yang luas dengan kondisi alamnya yang masih banyak ditutupi tanaman dalam bentuk hutan.  Begitu pun seharusnya dengan daerah bagian tengah dan hilir harus dikelola dan diperlakukan sesuai dengan sifat dan bagaimana kondisi alamnya. Didasari hal tersebut, maka RMI memprioritaskan kegiatan di Desa Cirompang ini, untuk memotivasi masyarakat agar terus menjaga sumberdaya alamnya secara berkelanjutan. Hal ini didukung dengan adanya kearifan lokal dari masyarakat adat yang ada di sana, yang masih menjunjung tinggi keharmonisan hidup dengan alam.</p>
<p>Di samping itu, kegiatan ini juga sebagai upaya RMI dalam kerangka pendidikan untuk semua atau &#8220;education for all&#8221; dimana semua anak baik itu kota maupun desa berhak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas untuk menjamin masa depan mereka.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-191" title="biomonitoring3" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/03/biomonitoring3.jpg?w=191&#038;h=143" alt="biomonitoring3" width="191" height="143" /></p>
<p>Biomonitoring: menganalisis kualitas air secara sederhana dengan mengidentifikasi biota yang terdapat di dalam sungai.</p>
<p>Pendidikan Lingkungan Hidup terkait juga pendidikan tentang alam, sosial budaya, dan ekonomi penting untuk diterapkan mulai dari usia dini (anak-anak). Selain penyampaian informasi tentang pengelolaan lingkungan untuk masyarakat di usia dewasa, anak-anak pun sebenarnya mulai harus dilibatkan sehingga dapat terpatri dalam diri anak hingga dewasa nanti.</p>
<p>Kegiatan Hari Air kali ini melibatkan anak-anak SD Negeri Cirompang 1 kelas 4 ,5 dan 6 (58 anak) dan melibatkan guru-guru sekolah (9 guru). Kegiatannya dikemas menarik, sarat informasi dan menyenangkan bagi anak-anak. Kegiatan ini meliputi penyampaian informasi (presentasi) tentang pentingnya air bagi kehidupan dengan mengambil contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mengajak bermain anak-anak dengan simulasi permainan alam, menggambar tentang lingkungan sekitar sungai dimana mereka tinggal termasuk hewan-heman apa saja yang pernah mereka lihat, kemudian melakukan biomonitoring. Biomonitoring adalah pengamatan sederhana tentang kualitas air sungai dengan mengidentifikasi biota yang terdapat dalam sungai.</p>
<p>Dengan menggunakan alat-alat yang sederhana, anak-anak dan guru dapat melakukan penilaian kualitas air sungai dekat sekolah mereka. Alat-alat yang digunakan pada biomonitoring seperti: surber (saringan ikan), mangkok, baskom, centong untuk mengambil biota-biota sungai yang kecil dan kaca pembesar.</p>
<p>Hasil biomonitoring rata-rata 4 kelompok anak di titik lokasi yang berbeda bahwa keadaan sungai berada dalam kategori agak bersih sampai bersih (skor 6.0). Berdasarkan tabel indeks biomonitoring bahwa kualitas air sangat bersih jika memperoleh skor 8-10, agak bersih ketika skor menunjukkan angka 6.0-7.9 dan dikatakan sedang jika skor menunjukkan angka 5.0-5.9.</p>
<p>Melalui pembagian kelompok di 4 titik lokasi yang berbeda juga merupakan simulasi bagi anak-anak tentang hulu dan hilir agar mereka dapat memahami dengan mudah, bahwa jika sungai mereka sudah tercemar pada bagian hulu, maka pada bagian tengah dan hilir akan terkena dampak yang paling besar, selain karena ulah dari masyarakat di bagian tengah dan hilir sendiri yang turut menambah tercemarnya air sungai.<img class="alignleft size-medium wp-image-192" title="testimoni1" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/03/testimoni1.jpg?w=172&#038;h=129" alt="testimoni1" width="172" height="129" /></p>
<p><img class="size-medium wp-image-193 alignright" title="post-card1" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/03/post-card1.jpg?w=162&#038;h=122" alt="post-card1" width="162" height="122" /></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">Siswa sedang menuliskan testimoni dan kartu pos</p>
<p style="text-align:center;">
<p>Setelah kegiatan biomonitoring, anak-anak diajak untuk sharing tentang apa yang mereka dapatkan ketika melakukan biomonitoring, dan selanjutnya dibagikan kartu pos untuk menceritakan dan menyampaikan kondisi lingkungan mereka. Kartu pos ini akan dikirimkan kepada anak-anak di daerah lain melalui jaringan RMI untuk bersama-sama memfasilitasi kegiatan tukar menukar kartu pos untuk anak-anak. Melalui tukar menukar kartu pos ini diharapkan mereka dapat mengetahui kondisi lingkungan di daerah lain selain daerah mereka sendiri.</p>
<p>Rangkaian acara masih terus berlanjut dengan kegiatan penulisan testimoni (pesan atau ungkapan) yang dirasakan oleh anak-anak dan guru tentang kegiatan pada Hari Air ini. Seperti yang dituliskan oleh Sarmah (siswi kelas 6 SDN Cirompang 1) bahwa &#8220;Jagalah kebersihan sungai, supaya sungai tetap bersih&#8221; begitu juga dengan Dedeh dan Ani yang menuliskan &#8220;Dengan adanya kegiatan ini, kami sangat senang&#8221;, &#8220;Kami semua senang bisa diajarkan kebersihan, &#8220;Jagalah kebersihan sungai, jangan buang sampah sembarangan&#8221;. Untuk menambah keceriaan pada hari peringatan hari air tersebut, teman-teman RMI mengajak anak-anak untuk kuis seputar air.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-194" title="foto-bareng1" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/03/foto-bareng1.jpg?w=187&#038;h=140" alt="foto-bareng1" width="187" height="140" />Siswa dan guru-guru tampak begitu antusias mengikuti seluruh kegiatan, karena mereka dapat belajar sambil bermain di alam didampingi guru-guru dan teman-teman dari RMI. Inilah yang disebut alam sebagai media belajar, anak-anak dapat mudah memahami apa yang dipelajari dengan melakukan praktek langsung di alam sehingga anak-anak dapat mengingat materi yang dipelajari hingga mereka dewasa dan dapat mendorong daya kreatifitas mereka.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungpending.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungpending.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungpending.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungpending.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungpending.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungpending.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungpending.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungpending.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungpending.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungpending.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungpending.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungpending.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungpending.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungpending.wordpress.com/178/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=178&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungpending.wordpress.com/2009/03/25/178/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kampungpending</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/03/presentasi-hari-air2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">presentasi-hari-air2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/03/biomonitoring3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">biomonitoring3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/03/testimoni1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">testimoni1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/03/post-card1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">post-card1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2009/03/foto-bareng1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">foto-bareng1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Temu Guru di Parigi dan Cirompang</title>
		<link>http://kampungpending.wordpress.com/2008/12/05/kemah-hijau-dalam-rangka-cinta-puspa-dan-satwa/</link>
		<comments>http://kampungpending.wordpress.com/2008/12/05/kemah-hijau-dalam-rangka-cinta-puspa-dan-satwa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 03:30:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kampungpending</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungpending.wordpress.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Diakhir bulan Februari lalu staf RMI khususnya Direktorat PLH-AG melakukan kegiatan rutin yaitu acara Temu Guru atau yang sering dikenal dengan TeGur. Acara ini berlangsung di dua lokasi yang berbeda,  judul dari kegiatan ini yaitu Membangun Partisipasi Aktif  Guru Dalam Dunia Pendidikan Menuju Pembangunan yang berkelanjutan yang memiliki maksud membangun kerjasama antar pihak dalam hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=128&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-169 alignleft" title="Temu Guru Cirompang 24 Februari 2009" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2008/12/s6302108.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Temu Guru Cirompang 24 Februari 2009" width="300" height="225" />Diakhir bulan Februari lalu staf RMI khususnya Direktorat PLH-AG melakukan kegiatan rutin yaitu acara Temu Guru atau yang sering dikenal dengan TeGur. Acara ini berlangsung di dua lokasi yang berbeda,  judul dari kegiatan ini yaitu Membangun Partisipasi Aktif  Guru Dalam Dunia Pendidikan Menuju Pembangunan yang berkelanjutan yang memiliki maksud membangun kerjasama antar pihak dalam hal ini tentu saja sasarannya adalah guru.  Sekolah yang dikunjungi adalah SD Negeri Parigi dan SD Negeri Cirompang 1. Mengapa? karena guru merupakan sumber informasi yang sangat dekat dengan anak-anak dan melalui gurulah setiap orang mendapat pendidikan. Dengan demikian diharapkan guru dapat memberikan informasinya dan membuka pemahaman kedapa sejumlah anak didik yang dimulai pada usia dini.</p>
<p>Kegiatan Temu Guru pada masing-masing tempat berlangsung selama 1 hari yang diisi dengan kegiatan presentasi tentang pengenalan awal apa itu PLH dan mengapa harus PLH, simulasi serta diskusi bersama mengenai cara penyampaian PLH sebagai mata pelajaran yang terintegrasi dengan semua mata pelajaran.</p>
<p>Kegiatan pertama diawal untuk kegiatan TeGur di Parigi adalah dengan mengajak anak-anak untuk melakukan biomonitoring yaitu pengamatan kualitas air sungai di sungai terdekat dengan sekolah. Siswa dilengkapi dengan berbagai peralatan seperti saringan ikan, kaca pembesar, baskom, centong untuk mengambil hasil biota dan mangkok.Selanjutnya anak-anak mulai beramai-ramai dengan tim PLH-AG yang juga turut menuju sungai bersama dengan guru-guru pendamping. Kegiatan biomonitoring ini merupakan salah satu dari metode belajar yang dilakukan pada saat mengajarkan PLH kepada anak. Dalam PLH alam dijadikan sebagai media belajar yang tiada batas, anak dapat dengan mudah memahami apa yang dipelajarinya dengan melakukan praktek karena akan menyenangkan. Selain itu guru juga perlu memahami bagaimana jenis karakteristik anak dalam menerima setiap pelajaran. karena setiap anak umumnya berbeda-beda.</p>
<p>Selanjutnya selesai kegiatan biomonitoring anak kemudian pada pukul 13.00 dilanjutkan kembali dengan acara inti yaitu acara Temu Guru. Acara ini dihadiri oleh sejumlah guru dan dalam rencana kedepan kegiatan ini akan berlangsung secara berkelanjutan karena adanya keinginan dari pihak sekolah yang menyadari pentingnya kegiatan ini dilakukan secara berkala untuk kepentingan pengelolaan lingkungan sekitar hulu yang saat ini telah menjadi daerah penting untuk ditanggulangi. Apalagi pada daerah hulu tepatnya di Kampung Parigi saat ini terjadi penambangan emas yang menggunakan bahan-bahan kimia seperti merkuri dan sianida yang berbahaya kesehatan manusia.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-170 alignleft" title="Kegiatan Biomonitoring" src="http://kampungpending.files.wordpress.com/2008/12/img_6581.jpg?w=164&#038;h=218" alt="Kegiatan Biomonitoring" width="164" height="218" />Rangkaian kegiatan yang dilalui pada waktu berlangsung kegiatan Temu Guru adalah perkenalan diri masing-masing peserta dengan menggunakan media metaplan yang digambari gambar -gambar yang mewakali diri setiap peserta.</p>
<p>Sesi selanjutnya adalah mengungkapkan harapan peserta selama 5 tahun kedepan yang berkaitan dengan lingkungan dan kehidupan sekolah. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan dengan permasalahan lingkungan diawal sebelum presentasi yang dibawakan oleh tim PLH-AG. dan sebagai hasil dari kegiatan ini adalah guru-guru menyambut positif kegiatan ini dan diharapkan kegiatan ini dilakukan secara berlanjur yaitu kurang lebih 1 bulan sekali. Masyarakat menginginkan desa mereka maju serta berwawasan lingkungan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungpending.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungpending.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungpending.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungpending.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungpending.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungpending.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungpending.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungpending.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungpending.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungpending.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungpending.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungpending.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungpending.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungpending.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungpending.wordpress.com&amp;blog=5109996&amp;post=128&amp;subd=kampungpending&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungpending.wordpress.com/2008/12/05/kemah-hijau-dalam-rangka-cinta-puspa-dan-satwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kampungpending</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2008/12/s6302108.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Temu Guru Cirompang 24 Februari 2009</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungpending.files.wordpress.com/2008/12/img_6581.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Kegiatan Biomonitoring</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
