REPLING-TREASURE HUNTING

Oleh: Rissa Pusparini

Repling (Rute Pendidikan Lingkungan) merupakan bagian kegiatan dari pendidikan lingkungan hidup yang dibentuk dengan metode penyampaian yang menarik dan kreatif. Belajar di dalam ruangan memang kerap membuat anak jemu atau bosan dengan suasana kelas yang terbatas. Banyak hal yang dapat mempengaruhi anak agar semangat belajar, oleh karenanya guru harus membuat perubahan yang menarik sehingga perhatian anak untuk belajar tidak redup.

Ada banyak hal baru yang menarik bisa didapatkan anak-anak melalui kegiatan di luar kelas seperti yang dilakukan oleh siswa kelas IX SMP PB Soedirman. Kamis, 21 Januari 2010 SMP PB Soedirman dengan jumlah peserta 243 orang mengikuti kegiatan Repling (Rute Pendidikan Lingkungan) bersama dengan RMI-the Indonesian Institute for Forest and Environment divisi PLH-AG di Kebun Raya Bogor. Divisi PLH-AG merupakan divisi yang aktif dalam memberikan pelayanan pendidikan lingkungan yang praktis dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. RMI memiliki mitra yang cukup luas dalam dunia pendidikan di Bogor-Jakarta. Seperti halnya Repling yang merupakan kegiatan pendidikan lingkungan dengan menggunakan metode interpretasi dengan beberapa kegiatan yang menarik dan menyenangkan sehingga anak dapat belajar sambil bermain. Treasure hunting adalah salah satu metodenya.

Treasure hunting, mengajak anak untuk berpetualang di alam bebas dengan berusaha mencari petunjuk dan mengerjakan beberapa petunjuk yang diberikan oleh mentor penjaga pos. Diantara kegiatannya adalah pengenalan jenis tanaman dan adaptasi tempat hidup, serta melakukan pengamatan berbagai jenis tanaman dan hewan-hewan kecil yang berada di alam. Menyenangkan dan peserta tertantang untuk mendapatkan harta karun sekaligus memperoleh pengetahuan baru.

Mentor-mentor yang cukup berpengalaman dalam kegiatan pemanduan terhadap pelajar TK, SD, SMP, SMA juga  membantu saat peserta dalam pengenalan berbagai kegiatan praktik contoh seperti mempelajari tumbuhan dari jenis daunnya, mempelajari apa saja yang menjadi ciri-ciri hutan tropika dan keanekaragaman hayatinya, bagaimana kerjasama dalam kelompok, dan kepemimpinan.

Kegiatan seperti ini dapat dilakukan juga di Kampung Pendidikan Lingkungan yang merupakan suatu lokasi tempat belajar yang menarik bagi anak-anak, karena anak-anak dapat belajar sambil berwisata. Kampung Pendidikan Lingkungan terletak di Cimande Hilir, Kp. Tenggek. Kampung Pendidikan Lingkungan telah berdiri sejak tahun 2002 dan dibangun oleh Yayasan RMI. Areal yang melingkupi latar belakang Gn. Salak dan kelok sungai Cisadane serta hamparan sawah dan terdapat perkebunan organik dengan sayur-sayuran segar. Perjalanan menuju lokasi sangat menarik karena pengunjung akan melewati jalan setapak dan perkebunan yang penuh dengan pepohonan di kanan-kiri jalan seperti pohon durian, pohon duku dll.

Fasilitas yang ditawarkan juga cukup menarik karena pengunjung dapat mengikuti kegiatan berbagai program seperti paintball, arung jeram, pembuatan kompos takakura (kompos alami), Recycle Product and Handicraft,  dan dilengkapi dengan pasanggrahan (tempat menginap), lapangan dan Aula. Sehingga jika ingin melakukan kegiatan wisata yang berbeda, dapat berkunjung ke Kampung Pendidikan Lingkungan.

Advertisement